Jenis asteroid apa yang mengancam planet Bumi kita?

asteroid
Inilah gambaran Planet yang dikelilingi oleh asteroid

Goldenageautographs.com – Jenis asteroid apa yang mengancam planet Bumi kita? Near Earth Object (NEO) didefinisikan sebagai setiap batu ruang angkasa yang diyakini menuju atau pada jalur tabrakan dengan Bumi. Ada ratusan Near Earth Objects (NEOs) mulai dari ukuran jeruk bali hingga raksasa es. Sebuah kelompok penelitian yang disebut Near Earth Objects atau NEO mempelajarinya dengan membandingkan data dari berbagai teleskop dan menentukan orbitnya.

Objek Dekat Bumi memiliki periode orbit rata-rata 5,72 hari dan lebar rata-rata sekitar 1,6 kilometer. Asteroid A-Class berwarna hampir merah dengan albedo yang sangat tinggi (reflektifitas terhadap radiasi matahari) hingga 0,7. Pengukuran reflektifitas inframerah asteroid Kelas A menunjukkan bahwa mereka mengandung uap air dalam jumlah tinggi. Mereka juga memiliki medan magnet yang sangat kuat, yang dapat menciptakan panas dan deformasi batuan di dalam orbit asteroid. Sejauh ini, tidak ada bukti bahwa sebagian besar asteroid adalah batuan padat atau logam.

Komet sering dianggap sebagai objek dekat Bumi karena berasal dari sistem umum komet dan debu komet. Namun, komet biasanya tidak mempengaruhi Bumi. Satu-satunya cara asteroid atau komet bisa menabrak Bumi adalah melalui tumbukan dengan pesawat ruang angkasa satelit kita. Puing-puing komet terkelupas oleh gravitasi komet ke luar angkasa, sementara asteroid atau komet bertabrakan dengan planetoid kita pada jarak beberapa kilometer atau ratusan mil.

Dekat Bumi Asteroid mungkin tidak menyebabkan masalah signifikan bagi planet terestrial dan mungkin tidak layak dipelajari. Tapi komet dan batuan ruang kecil lainnya berpotensi sangat berbahaya. Beberapa tim peneliti Near-Earth Asteroid saat ini sedang bekerja untuk mendeteksi dan melacak potensi tabrakan antara komet dan batuan luar angkasa lainnya menggunakan teleskop berbasis ruang angkasa.

Dekat Bumi Asteroid diyakini dibawa ke atmosfer Bumi melalui tumbukan dengan batuan luar angkasa lainnya. Ketika asteroid didekatkan ke bumi menyebabkan percepatan putaran planet. Putaran ini disebabkan oleh gravitasi yang menarik asteroid. Ketika ini terjadi, momentum asteroid dan planet dapat menyebabkan asteroid melesat melewati Bumi dengan kecepatan beberapa kilometer per detik atau bahkan lebih cepat. Tabrakan juga dapat mengirimkan cahaya dari asteroid ke luar angkasa yang memberi kita pandangan yang lebih jelas tentang asteroid itu sendiri.

Satu masalah dengan batuan luar angkasa ini adalah bahwa mereka tidak terbakar saat mereka melakukan perjalanan melalui tata surya kita dan akhirnya keluar di dekat bulan kita. Ketika mereka keluar dari tata surya, mereka meninggalkan puing-puing yang perlu kita tangkap dan kumpulkan untuk peluang penambangan di masa depan. Kita juga perlu tahu apakah Asteroid Dekat Bumi ini memiliki hubungan dengan sabuk batuan utama yang secara teratur melewati tata surya kita. Dengan ditemukannya komet dan batuan luar angkasa lainnya, sekarang kita memiliki gagasan yang lebih baik tentang bagaimana batuan luar angkasa ini sampai di sini dan ke mana mereka pergi.